Meraih Cahaya

Kesadaran dan Kesalehan

Kesalehan hadir sebagai buah dari pengetahuan maupun buah dari keyakinan yang dipupuk secara benar.

Kesalehan memegang peranan penting dalam menentukan keberhasilan hidup seseorang. Meski kesalehan sering dinisbahkan kepada aspek-aspek keagamaan, akan tetapi resonansi kesalehan sebenarnya mengarah kepada etika hidup keseharian seseorang.  Kalau kita buka kamus-kamus populer, definisi kesalehan bisa dipaparkan sebagai berikut:

  1. Keyakinan kuat pada agama yang ditunjukkan dalam cara seseorang hidup (kamus cambridge).
  2. Perilaku yang menunjukkan penghormatan pada agama (Kamus Longman).
  3. Keyakinan dan perilaku keagamaan yang kuat (Kamus Macmillan).
  4. Keyakinan agama yang kuat, atau perilaku yang religius atau benar secara moral (Kamus Collins).
  5. Tindakan kesalehan dan amal (Kamus Bahasa Inggris dan Spanyol).

Saya sendiri mendefinisikan kesalehan sebagai sebuah kondisi batin seseorang yang memegangi sebuah prinsip keagamaan yang ia yakini dan hal itu memang direalisasikannya dengan tepat. Dengan melacak definisi kesalehan tersebut, maka terlihatlah bahwa kesalehan merupakan sebuah bobot atau isi yang menyangkut aspek-aspek kejiwaan seseorang.

Lalu di mana letak hubungan kesadaran dan kesalehan?

Kesadaran merupakan kualitas atau keadaan sadar terutama dari sesuatu di dalam diri sendiri, atau keadaan atau fakta sadar akan objek eksternal, keadaan, atau fakta. (Merriam Webster). Kesadaran juga dimaknai sebagai suatu keadaan yang memahami dan menyadari sesuatu (Cambridge Dictionary).

Menurut saya, kesadaran merupakan suasana pikiran dan hati yang sepenuhnya “sadar”, “sehat”, “memahami”, “mengetahui”, dan “mengendali”.

Untuk menjadi Saleh dengan ciri-ciri yang sudah dikemukakan, maka tidak mungkin sebuah kesalehan datang begitu saja. Kesalehan sebagai sebuah kondisi batin, menuntut keadaan seseorang yang memiliki kesadaran, baik kesadaran yang menyangkut pikiran, maupun kejiwaan.

Kesalehan hadir sebagai buah dari pengetahuan maupun buah dari keyakinan yang dipupuk secara benar.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: \"Iqra\'\"